ORGANISASI MASSA ISLAM Kuliah Tamu Bersama Kevin W. Fogg, Ph.D

Dalam peningkatan kualitas pendidikan untuk mahasiswa magister dan doktor, Pascasarjana IAIN Palu menggelar kuliah tamu bersama peneliti dari Oxford University

Kevin W. Fogg, saat menyampaikan materi

Kevin W. Fogg, Ph.D. lahir di Richmond, Virginia, USA. Gelar Ph.D nya diperoleh dari Yale University di bidang sejarah dengan judul kajian disertasi “The Fate of Muslim Nationalism in Independent Indonesia”. gelar BA nya diperoleh dari Duke University, gelar M.A. dan M.Phil dari Yale University, kedua gelar tersebut dikajian yang sama yaitu kajian sejarah. sehingga ia dinyatakan ahli atau spesialis bidang kajian asia dan timur tengah. Dr. Fogg sekarang mengajar di Brasenose Colleg, Univeristy of Oxford, United Kingdom, dll.

Dr. kevin memulai kajian dengan memperkenalkan dirinya, awal mula yang menyebabkan dia menyukai kajian sejarah.
” saat saya di Inggris, tulisan dalam kajian organisasi massa di Indonesia hanya membahas dua organisasi, yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Kemudian saya melakukan penelitian ke daerah-daerah Indonesia, dan ternyata masih banyak organisasi massa yang perannya sangat penting namun tidak pernah muncul dalam tulisan-tulisan Inggris, seperti; Alkhairaat, al-Irsyad, Nahdlatul Wathan, bahkan saat saya meneliti arsip-arsip di Belanda, ada organisasi yang muncul tahun 1932 yang bernama Nahdlatul Syafiiyyah. Kesimpulannya bahwa di Indonesia memiliki banyak sekali organisasi massa baik yang bergerak di bidang Pendidikan, Agama, maupun Sosial, bahkan ada yang bergerak disemua bidang

ada 4 syarat atau sifat yang dimiliki organisasi massa Indonesia yang tidak dimiliki oleh organisasi massa dinegara lain.

1. Organisasi Islam di Indonesia berjumlah besar dan banyak massa nya
2. Bentuk organisasinya modern, artinya organisasi punya ad/art, punya cabang-cabang yang memiliki izin, ada kegiatan muktamar, rakernas,dan segala hal diatur dalam aturan yang telah disepakati.
3. Organisasi tidak dibawah pengaruh Negara. peran organisasi massa Islam di Indonesia yang mempengaruhi kebijakan pemerintah, serta mandiri dalam hal pengembangannya
(Dalam 3 syarat ini ada kesamaan dengan organisasi di luar negeri, seperti Ikhwanul Muslimin.
4. tidak menentang pemerintah dan tidak ditentang pemerintah

ke empat syarat inilah yang menunjukkan organisasi massa Islam Indonesia memiliki keunikan dan perbedaan dengan organisasi massa lainnya di dunia.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *